Kota Bangun (29/11/25) – Guna memperkuat ketahanan pangan daerah dan menjawab tantangan penyediaan pakan ternak lokal, PT. Ekosistem Ternak Borneo (ETB) yang merupakan pendorong transformasi pertanian berkelanjutan sukses menyelenggarakan kegiatan pelatihan intensif selama empat hari, mulai dari 26 hingga 29 November 2025 di Desa Loleng, Kota Bangun.
Kegiatan yang fokus pada persiapan operasional Rumah Produksi Bersama ini menggandeng Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, khususnya melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, UMKM, dan Koperasi.

Direktur PT. Ekosistem Ternak Borneo, Bambang Saputro, terjun langsung sebagai mentor utama selama kegiatan berlangsung. Beliau menekankan bahwa inisiatif ini merupakan solusi nyata terhadap masalah utama peternak lokal.
“Pabrik produksi pakan ini kami harapkan menjadi solusi jangka panjang dan berkelanjutan bagi seluruh peternak di daerah ini untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak mereka,” ujar Bambang Saputro dalam keterangannya pada saat kegiatan berlangsung.
“Ketersediaan pakan adalah kunci utama peningkatan kualitas dan kuantitas produksi ternak.”
Pelatihan ini secara khusus menargetkan pemuda-pemuda lokal potensial yang merupakan anggota dari Koperasi Bangun Karya Bersinar Desa Loleng. Mereka disiapkan untuk menjadi operator dan pengelola utama pabrik pakan tersebut.
Tujuan utama dari pelatihan ini adalah mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) dari koperasi agar memiliki kompetensi mumpuni dalam mengoperasikan fasilitas tersebut. Para peserta inilah yang nantinya akan mengelola pabrik dan secara langsung mewujudkan visi dan misi berdirinya Rumah Produksi Bersama.
Materi yang disampaikan sangat beragam dan komprehensif, mencakup aspek:
Tata Kelola, Legalitas Perusahaan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Unggul, Praktik Manajemen Ternak yang Efisien, Praktik Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Pabrik Pakan dan Strategi Branding dan Pemasaran Produk Pakan.
Kegiatan juga dilakukan langsung di tempat pabrik pakan bersama dan berkunjung ke kandang peternak yang merupakan juga anggota koperasi.
Kerja sama antara PT. ETB dan Pemerintah Provinsi Kaltim ini diharapkan dapat menjadi role model bagi daerah lain dalam upaya membangun ekosistem ternak yang mandiri dan berdaya saing, sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi generasi muda di sektor agrobisnis.(AJ)

