WartaJuara.com – Baru-baru ini muncul wacana penerapan E-Parking untuk mal di Samarinda. Kondisi itu mendapat tanggapan Komisi II DPRD Samarinda. Perlu sosialisasi terkait hal itu, jangan lupakan tersedianya fasilitas dan teknologi pula.
Sekretaris Komisi II DPRD Samarinda, Novi Marinda Putri mengatakan, penggunaan sistem E-Parking di mal-mal di Samarinda merupakan gebrakan baru yang baik. Namun tentu perlu adaptasi oleh masyarakat puka. Baik itu terkait teknologi dalam transaksi parkir, maupun kesiapan fasilitanya.
“Apalagi sekarang semuanya serba digitalisasi, mudah-mudahan ya perkembangan ini bisa diikuti oleh seluruh masyarakat,” ungkap Novi, sapaan akrabnya.
Jika nantinya rencana tersebut berjalan, maka tiap mal juga harus mengembangkan sistem manajemen parkir dimiliki. Misalnya, harus ada fasilitas pengisian saldo bagi pengunjung. Pasalnya penerapan E-Parking tanpa dukungan infrastruktur akan menyulitkan. “Karena tidak semua pengunjung mal akan paham terhadap sistem baru tersebut nantinya,” imbuhnya.
Lebih lanjut, politikus PAN ini menambahkan tentang kepentingan sosialisasi kepada masyarakat mengenai penerapan parkir digital itu. Agar bisa meminimalisir ketidaktahuan publik tentang aturan baru. Metode ini diharapkan dapat meningkatkan akurasi laporan keuangan dan memaksimalkan pendapatan asli daerah (PAD).
“Jadi makin dimasifkan aja tempat-tempat untuk top up dan penyediaan dari bank-bank mana tuh sudah punya e-money kan,” paparnya.
Tidak lupa ia juga meminta agar tercipta sinergi antara pemerintah dan pengelola mal terkait wacana ini. Tentu saja untuk memastikan pengembangan pengelolaan parkir dapat terealisasi dengan baik.
“Saya harap ada sinergi dan kolaborasi terus saling mengupdate, misal ada kendala dari pengunjung itu seperti apa langsung dikonfirm ke dinas-dinas terkait, guna melihat setiap kendala sehingga dapat diselesaikan,” tandasnya. (adv/bct)

