WartaJuara.com – Jalur darat Kabupaten Kutai Barat (Kubar) ke Mahakam Ulu (Mahulu) kini tengah disiapkan. Proyek jalan dari Kecamatan Tering menuju Kecamatan Long Apari di Mahulu menelan Rp 100 miliar APBD Kaltim di tahun ini. Selain itu pekerjaan ini juga dibantu Pemerintah Pusat, melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Jarak Tering – Long Apari mencapai 328 kilometer, tentunya duit sebesar Rp 100 miliar itu tidak cukup. Pemprov Kaltim hanya membangun badan jalan yang jadi wewenang provinsi. Sisanya yang merupakan jalan nasional akan dikerjakan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Kementerian PUPR. Angkanya untuk tahun ini disiapkan sekitar Rp 88 miliar dari APBN yang kemungkinan juga bisa bertambah.
Kepala Dinas PUPR Kaltim, Aji Firnanda mengatakan, khusus untuk proyek jalan Kubar menuju Mahulu ini Pemprov hanya mengerjakan sekitar 50 kilometer saja. Bagiannya dari jalan poros Tering hingga STA 50, sementara sisanya akan diambil oleh BBPJN hingga ke Ujoh Bilang. “Jadi provinsi hanya kerjakan segmen itu saja, sisanya oleh pemerintah pusat secara bertahap,” ujar Firnanda.
Untuk ke depan, lanjutnya, tinggal bagaimana kebijakan dari pemerintah pusat. Apakah akan dibiayai sekaligus atau kembali bertahap. Mengingat kondisi geografis yang sulit ditembus, membuat distribusi logistik proyek tidak bisa berjalan cepat. “Jadi ke depan, dilihat saja kebijakan berikutnya. Semoga untuk jalan Kubar – Mahulu ini tidak kena isu pemotongan anggaran di pusat,” ungkapnya.
Dengan tersambungnya jalan darat Kubar – Mahulu tentu meningkatkan konektivitas kabupaten termuda di Kaltim ini. Serta diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan mempermudah mobilitas masyarakat. Dengan perkembangan ini, Mahulu perlahan keluar dari keterisolasian dan semakin siap menjadi daerah perbatasan yang maju dan sejahtera. (bct)

