WartaJuara.com – Partai Gerindra tampak serius dalam perhelatan Pilkada serentak di Kaltim. Terbukti dari 11 kontestasi pemilihan, partai berlambang kepala garuda itu mengusung 8 kadernya untuk menjadi kepala daerah.
Sekretaris DPD Gerindra Kaltim, Seno Aji mengatakan, dari 10 pemilihan tingkat kabupaten/kota ditambah tingkat provinsi, hanya 3 daerah saja yang bukan kader Gerindra. Sementara lainnya murni kader, baik itu menjadi calon kepala daerah maupun wakil kepala daerah. “Hanya di Paser, Kutai Timur, dan Berau yang bukan kader kami usung,” ujar Seno Aji.

Diketahui, Gerindra telah memberikan rekomendasi pengusungan calon tiap daerah di Kaltim. Untuk yang bukan kader seperti di Paser, Gerindra mengusung Fahmi Fadli dan Ikhwan Antasari. Kemudian di Kutai Timur ada nama Ardiansyah Sulaiman dan Mahyunadi, serta di Berau ada Sri Juniarsih dan Gamalis.
Sementara itu untuk daerah lain, Gerindra dipastikan memasang kader terbaiknya. Kabupaten Mahakam Ulu ada Novita Bulan dan Artya Fathra Martin, Kutai Barat mengusung Frederick Edwin dan Nanang Adriani, kemudian di Balikpapan pasangan Rahmad Mas’ud dan Bambang Susetyo yang dipilih partai besutan Prabowo Subianto ini.
Untuk Samarinda ada nama Andi Harun dan Saefuddin Zuhri, di Bontang ada Neni Moernaini dan Agus Haris yang dipilih. Sedangkan di Kutai Kartanegara pasangan Dendi Suryadi dan Alif Turyadi yang diusung. Sementara untuk Pemilihan Gubernur Kaltim, pasangan Rudi Mas’ud dan Seno Aji yang dijagokan Gerindra.
Banyaknya kader yang ditunjuk Gerindra ini keseriusan Gerindra dalam menghadapi pilkada tahun ini. Kader-kader yang ditunjuk pun sudah memiliki jam terbang di kancah politik Kaltim. Sehingga partai pun tidak ragu memberi amanah kepada kader yang dimaksud. “Sinergi dengan pimpinan cabang di masing-masing daerah juga bakal berjalan. Sehingga memudahkan dalam pengembangan strategi pemenangan,” sebutnya.
Kemudian untuk daerah yang kandidatnya bukan kader Gerindra, Seno meminta agar cepat membangun chemistry dengan kader partai di daerah. Tujuannya agar mesin politik bisa berjalan lancar hingga ke tingkat paling rendah. Sinergi antar partai koalisi yang dibangun pun diharapkan bisa bekerja maksimal. “Kami ingin menang di tiap daerah. Walaupun itu berat, tapi kami harap seluruh kader bisa mengupayakan itu,” tandasnya. (bct)

