WartaJuara.com – Usai ditetapkan sebagai pemenang Pilkada Kaltim, Rudy Mas’ud – Seno Aji lebih mendahulukan membentuk tim transisi. Tujuannya untuk menyelaraskan kinerja Pemprov Kaltim yang sebelumnya dipimpin Pj Gubernur, Akmal Malik dengan program unggulan yang mereka usung.
Perihal ini diungkapkan Gubernur Kaltim terpilih, Rudy Mas’ud. Pasangan Rudy – Seno tidak mau membahas targetan 100 hari kerja sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim. Melainkan lebih fokus menyiapkan tim transisi untuk bisa menyesuaikan kinerja yang sebelumnya sudah dijalankan Pemprov Kaltim. “Kami bahas nanti untuk rencana 100 hari kerja. Saat ini kami lebih menyiapkan tim transisi di pemerintahan,” ujar Rudy.
Ia melanjutkan, tim tersebut akan dibentuk dalam waktu dekat. Terkait untuk siapa saja orang yang bakal duduk di tim tersebut akan dibuka komunikasi dengan berbagai pihak. Nantinya Seno Aji yang akan jadi leader dalam pembentukan tim ini. “Semua nanti ditentukan oleh Mas Seno Aji, mungkin sudah ada beberapa orang yang sudah disiapkan,” katanya.
Terpisah, Seno Aji menjelaskan, tim transisi yang dibentuk ini akan dibentuk secepat mungkin. Sejauh ini sudah ada beberapa nama yang dikantongi untuk diajak bergabung. Hanya saja masih perlu ada proses penyaringan sedikit untuk memastikan tim berjalan efektif nantinya. “Jadi perlu waktu sedikit untuk memastikan tim ini bisa berjalan,” sebut Seno Aji.
Seno Aji menjelaskan, fungsi utama tim transisi ini sebagai bentuk percepatan penyelarasan kinerja. Baik yang sudah dijalankan Pemprov Kaltim dengan program kerja yang akan diusung pasangan Rudy – Seno ini. “Jadi kami bergerak ke tim transisi lebih dahulu. Sehingga program dari pak Pj Gubernur ke kami bisa berjalan searah,” tandasnya. (bct)

