WartaJuara.com – Hasil pantauan DPRD Samarinda, dipastikan harga bahan pokok di pasar tradisional masih stabil hingga pertengahan Juni 2025. Ketua Komisi II DPRD, Iswandi, menyebut belum ada laporan lonjakan harga atau kelangkaan stok yang signifikan.
Menurutnya, Pemkot Samarinda rutin menggelar rapat lintas instansi untuk memantau inflasi dan distribusi barang. “Setiap bulan ada rapat tingkat tinggi soal inflasi dan stok. Sejauh ini masih aman dan terkendali,” ujarnya.
Iswandi menilai pengawasan di lapangan mulai menunjukkan hasil. Pemerintah juga dinilai sigap menjaga arus distribusi agar gejolak harga bisa dicegah.
Namun, ia mengimbau masyarakat tidak melakukan panic buying yang justru bisa memicu kenaikan harga. “Belanja sesuai kebutuhan saja, jangan berlebihan,” pesannya.
Komisi II, lanjutnya, akan terus memantau kondisi pasar bersama dinas terkait, termasuk Dinas Perdagangan dan Dinas Ketahanan Pangan. Ia meminta instansi turun langsung ke lapangan, tak sekadar menunggu laporan.
Iswandi menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, DPRD, dan pelaku usaha untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan. (adv/bct)

