WartaJuara.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda mengambil kebijakan penting pada sistem penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ini. Langkah meningkatkan kuota afirmasi itu juga mendapat dukungan Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Joko Wiratno.
Dirinya sepakat dan yakin kebijakan tersebut akan menguntungkan masyarakat luas. Apalagi ini juga untuk memastikan hak anak mendapatkan pendidikan wajib belajar sembilan tahun. “Aturan mewajibkan minimal 15 persen dari kuota yang ada. Dengan ditambahnya kuota jelas langkah tepat untuk mendorong kebijakan wajib belajar 9 tahun,” sebut Joko.
Jalur afirmasi merupakan jalur yang diperuntukkan bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Termasuk pula siswa disabilitas agar bisa mendapatkan pendidikan di sekolah negeri. Bertambahnya jumlah kuota ini jelas memberi ruang untuk mereka mendapatkan haknya akan pendidikan yang layak.
Di sisi lain, Politikus Partai Amanat Nasional ini mendorong pemkot agar bisa menunjang proses belajar-mengajar siswa dari jalur afirmasi ini lewat beasiswa. “Ini juga untuk menjaga kualitas pendidikan kita agar merata dan setara untuk semua anak didik,” imbuhnya.
Joko berharap Disdikbud bisa terus berbenah dan berinovasi untuk memajukan dan meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Tepian. Karena dengan begitu upaya pemerintah dalam mewujudkan semua orang berhak akan pendidikan bisa terwujud. “Pendidikan yang maju dan berkualitas itu untuk semua. Setara dan merata,” tandasnya mengakhiri. (adv/bct)

