WartaJura.com – KPU Kaltim memastikan sosialisasi mengenai Daftar Pemilih Tambahan (DPTB) tidak kalah penting dengan daftar pemilih tetap. Sehingga sosialisasi terkait dengan pemilih tambahan ini juga tak kalah gencar dijalankan. Hal ini diungkapkan saat rapat koordinasi mengenai layanan dan penyusunan DPTB di Hotel Mercure Samarinda, Senin (30/9/2024) malam.
Komisioner KPU Kaltim, Iffa Rosita mengatakan, pihaknya tidak menganggap remeh mengenai langkah penyusunan DPTB ini. Bahkan seharusnya sosialisasi terkait pemilih tambahan ini harus lebih masif dilakukan di Kaltim. Mengingat banyaknya ng dari luar pulau sehingga belum terdata sebagai penduduk di Bumi Etam. “Saya meminta agar KPU Kabupaten maupun Kota di Kaltim segera melaksanakan sosialisasi ini agar masyarakat bisa lebih mengetahui,” ujar komisioner yang memegang Divisi Perencanaan Data dan Informasi ini.
Dia menambahkan, mengenai sosialisasi ini juga harus melibatkan peran media baik cetak dan elektronik. Agar penyebarluasan informasi menjadi lebih akurat. Khususnya yang berkaitan dengan DPTB ini kepada publik.
“Selain media, KPU juga dianggap perlu untuk menghadirkan pasangan calon agar mereka bisa memberikan informasi kepada konstituen mereka tentang DPTB. Ini penting untuk memastikan bahwa tidak ada perbedaan infromasi yang beredar,” kata Iffa.
Perempuan yang kini terpilih sebagai Komisioner KPU-RI ini juga menuturkan, sosialisasi yang tepat dan komprehensif akan turut membantu masyarakat memahami batapa pentingnya pemilih tambahan ini. Sekaligus pula ia berharap dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat di Pilkada mendatang.
“Kami dari KPU Kaltim berkomitmen untuk memastikan layanan pemilih berjalan lancar dan transparan, agar seluruh lapisan masyarakat dapat berpartisipasi dengan baik dalam Pemilihan Umum mendatang,” ucapnya. (adv/bct)

