WartaJuara.com – Pemkot Samarinda berencana mengalihkan fungsi gedung tua Plaza 21 yang berdiri di Jalan Niaga Utara Samarinda. Alih fungsi sebagai kantong parkir alternatif untuk pengunjung Citra Niaga dirasa tepat dibandingkan mengubahnya menjadi hotel atau perkantoran.
Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Anhar menilai rencana alih fungsi aset pemkot jadi hotel atau perkantoran kurang efektif. Mengingat tingginya kebutuhan parkir di kawasan tersebut. Dirinya berpendapat bahwa kantong parkir akan menghasilkan sirkulasi keuangan yang lebih cepat dibandingkan hotel yang membutuhkan investasi jangka panjang.
“Karena beberapa perkantoran dan mal di dekat situ, kenapa tidak dijadikan tempat parkir saja, mending bikin kantong parkir,” tegasnya.
Anhar pun mencontohkan Hotel Atlet Samarinda yang dikelola oleh daerah di mana kini justru mangkrak. Dirinya khawatir jika Plaza 21 akan bernasib sama. Apalagi hotel yang dikelola pemerintah daerah jarang bisa meraup keuntungan.
“Kalau kantong parkir bisa diarahkan untuk kendaraan parkir di sana supaya jalanan di kawasan sana tertib,” bebernya.
Oleh karena itu, politisi PDIP ini menyarankan agar Pemkot Samarinda fokus pada pengembangan tempat parkir. Melihat kembali kapasitas parkir yang dapat ditampung, dan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor parkir.
“Apalagi saat ini kondisi Citra Niaga usai direvitalisasi bisa ramai dikunjungi masyarakat. Jika di kawasan Citra Niaga itu ada kantong parkirnya pasti menguntungkan. Maka akan cepat mendapatkan pendapatan untuk daerah,” pungkasnya. (adv/bct)

